Minggu, 09 Agustus 2009

Lawan Belanda, Inggris Belajar dari Spanyol

LONDON - Timnas Inggris akan menghadapi tuan rumah Belanda pada laga persahabatan di Amsterdam Arena, AMsterdam, Kamis (13/8/2009) dinihari. Pertandingan ini merupakan momentum bagi Inggris menjawab berbagai keraguan.

Target kemenangan pilihan utama Inggris. Kekalahan 2-0 dari Spanyol, Februari lalu, merupakan pulukan telak bagi Inggris. Sejak kekalahan itu, pertanyaan seputar peluang juara The Three Lions pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Harapan agar Inggris menunjukkan perubahan pasca-kekalahan dari Spanyol diungkapkan sang gelandang, Frank Lampard. Bila mampu menunjukkan perubahan penampilan, maka Inggris bisa belajar dari kekalahan tersebut.

"Ketika kami bermain di Spanyol, pertandingan yang sulit. Tapi baik bagi kami. Saat kami kalah, artinya memperkecil sedikit harapan," kata Lampard seperti disitat reuters, Senin (10/8/2009).

"Tak ada sesuatu yang salah dengan kekalahan itu. Hal itu menunjukkan bahwa walaupun kami telah menunjukkan performa yang baik, belum cukup untuk melenggang dengan senyum," lanjut pemain pilar Chelsea itu.

"Sedikit peringatan di mana kami ingin melangkah dan saya pikir kami sudah berkaca dari pengalaman itu. Mudah-mudahan kami akan terus meningkat hingga Piala Dunia," paparnya.

Belanda sendiri sudah lolos ke putaran final Piala Dunia. Lampard mengakui sangat sulit membawa pulang kemenangan bila bertarung di Amsterdam.

"Ambisi ini akan sulit diwujudkan. Mereka jelas berkualitas karena satu tim yang bagus dan bermain dengan baik. Akan menarik bermain melawan tim meraoh tiket dan favorit di Piala Dunia. Belanda juga bermain sepakbola sangat bagus," pungkasnya.

Liverpool Lepas Alonso

LIVERPOOL - Akhirnya, ambisi Real Madrid mendapatkan Xabi Alonso terwujud. Liverpool dikabarkan sepakat melepas gelandang asal Spanyol itu ke Los Merengues.

Diketahui, sepanjang bursa transfer musim ini Madrid memang terus mengejar Alonso untuk mengisi lini tengah Los Merengues. Akhirnya, Liverpool menyerah dan merelakan kepergian Alonso.

"Liverpool Football Club pagi ini mengkonfirmasi bahwa kami sudah mencapai kata sepakat untuk menjual Xabi Alonso ke Real Madrid," demikian pernyataan resmi Liverpool di situs resmi mereka, Rabu (5/8/2009).

Namun, Liverpool tidak memberitahukan berapa harga transfer yang disetujui. "Kendati demikian, perjanjian harga kedua belah pihak masih rahasia dan tidak akan kami ungkap," lanjut pernyataan itu.

Meski Liverpool tidak memberitahukan harga transfer Alonso, media massa Spanyol yakin angka penjualan mantan gelandang Real Sociedad itu sekira 34 juta poundsterling.

Jika benar demikian, maka Alonso akan segera bergabung dengan nama-nama besar seperti gelandang serang Ricardo Kaka, winger Cristiano Ronaldo dan penyerang Karim Benezema dalam skuad besutan Manuel Pellegrini. 

Lazio Lebih Baik Ketimbang Inter

BEIJING - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho masih belum bisa menerima kekalahan timnya atas Lazio di ajang Piala Super Italia 2009. Tapi bagi bomber Biancoceleste Tommaso Rocchi, kemenangan itu tidak terbantahkan.

Tanpa maksud meremehkan lawan yang telah mereka pecundangi, Rocchi keukeuh menyebut Lazio lebih baik dibanding Inter. Acuannya pun sangat jelas, yakni hasil di lapangan. Lazio menang dengan skor 2-1.

Rocchi sadar benar Nerazzurri adalah tim yang kuat. Tapi dia merasa Lazio lebih cerdik karena bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki, yaitu kekompakan dalam tim.

"Itu artinya kami memang lebih baik dari Inter. Dalam sepakbola, sang pemenang selalu benar," seru Rocchi yang pada laga itu mencetak satu gol sebagaimana disitat Football-Italia, Minggu (9/8/2009).

"Inter adalah tim yang penuh dengan pemain berkualitas dan mampu mengontrol bola selama pertandingan, sedangkan kami hanya bisa mengandalkan pertahanan serta serangan balik. Mereka memang superior, namun terkadang kemenangan hanya bisa didapat dengan kekompakan dan hal itulah yang kami lakukan" tandasnya lagi. 

Lazio Rengkuh Piala Super Italia

BEIJING - Lazio berhasil menambah perolehan trofi Piala Super Italia milik mereka. Itu setelah jawara Copa Italia 2009 menumbangkan peraih scudetto Inter Milan 2-1 di Beijing, Sabtu (8/8/2009).

Nerazzurri boleh saja menambah amunisinya dengan striker-striker papan atas seperti Samuel Eto'o dan Diego Milito. Namun, anak-anak asuhan Jose Mourinho tak berdaya menghadapi gempuran Mauro Zarate dkk.

Pada 45 menit pertama, Inter memang menampilkan permainan menyerang yang apik. Sulley Muntari berpeluang mencetak gol pertama Inter di menit ke-31 ketika menerima umpan dari Eto'o. Sayang, bola tendangannya masih belum menemui sasaran.

Enam menit kemudian, giliran Lucio yang mengancam gawang Fernando Muslera ketika menyambut sepak pojok Esteban Cambiasso dengan sundulan kepalanya. Namun, Muslera bereaksi sigap dan berhasil melompat menepis bola. Skor kacamata terus bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter belum mengendurkan serangan. Mantan bomber Barcelona Samuel Eto'o nyaris mencetak gol pertama dalam pertandingan pada menit ke-56 setelah memanfaatkan blunder bek Mobido Diakite. Sayang, tendangannya masih melebar di sisi gawang.

La Beneamata terus berusaha menjebol pertahanan Biancoceleste. Milito beberapa kali tampak mengancam gawang Muslera, meski upayanya pun belum membuahkan hasil.

Namun, di menit ke-62, sang jawara Serie A itu justru tertegun. Adalah gelandang asal Brasil Matuzalem yang sukses menjebol gawang Julio Cesar setelah menyambut tendangan bebas Aleksandar Kolarov. Cesar sebenarnya berhasil menyelamatkan bola. Tapi, bola tersebut memantul kembali mengenai wajah Matuzalem dan masuk ke dalam gawang. 1-0 Lazio memimpin.

Gol Matuzalem rupanya membuat semangat Lazio kembali berkobar. Hanya berselang tiga menit, giliran Tomasso Rocchi yang menceploskan bola dengan tendangan jarak jauh yang tidak sanggup diantisipasi Cesar.

Tertinggal dua gol, Inter berusaha bangkit. Upaya tersebut berhasil diselesaikan dengan baik oleh Eto'o ketika pertandingan menyisakan 10 menit. Memanfaatkan penjagaan yang buruk dari Ousmane Dabo, Mario Balotelli merebut bola dan segera mengopernya kepada Eto'o. Striker asal Kamerun itu pun menyelesaikan tugasnya dengan baik dan membukukan gol pertamanya untuk Inter.

Nerazzurri sempat bersorak ketika Milito menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-86. Namun, gol langsung dianulir wasit karena posisi Milito yang offside. Keunggulan Lazio 2-1 tidak berubah hingga peluit panjang terakhir dibunyikan.

Kemenangan ini menambah gelar juara Piala Super Italia milik Lazio menjadi tiga setelah memenangkannya pada 1998 dan 2000 silam.


Selasa, 04 Agustus 2009

Milan Kejar Fabregas?

MILAN - AC Milan tidak mau terus menerus diremehkan di bursa transfer. Gagal dengan beberapa pemain, kini mereka membuat kejutan dengan berniat mengejar gelandang Arsenal Cesc Fabregas.

Kali ini Rossoneri tidak main-main. Titah perburuan kapten The Gunners itu keluar langsung dari mulut presiden klub Silvio Berlusconi.

Seperti disitat Tuttosport, Selasa (4/8/2009), Berlusconi bersama wakilnya Adriano Galliani dilaporkan telah mengikat sebuah perjanjian dengan Arsene Wenger. Dalam perjanjian itu, tertulis bahwa Wenger hanya akan menjual Fabregas kepada kubu Il Diavolo saja.

Kabar lain juga menyebut kalau Milan bersedia membayar biaya kompensasi kepindahan pemain 22 tahun itu sebesar 35 juta euro. Fabregas sendiri juga bakal digaji sebesar 4 juta euro per musimnya jika jadi berganti kostum 'Merah Hitam'.

Pembicaraan lebih lanjut tentang pembelian Fabregas sebenarnya akan dilangsungkan pada hari ini pukul 12.00 waktu setempat. Namun karena sesuatu hal, akhirnya dibatalkan dan baru akan digelar lagi pada Rabu (5/8/2009) besok.